Latest Post
Showing posts with label link building. Show all posts
Showing posts with label link building. Show all posts

6 Strategi Deep Linking untuk Meningkatkan Page View

"Deep Linking" merupakan fitur Web 0.2 yang sangat bermanfaat namun seringkali masih diabaikan. Taktik deep linking yang efektif sangat penting karena dapat membantu meningkatkan pageview blog kita serta mendorong pengunjung untuk bertahan lama di blog kita dengan menyediakan link yang "mengundang" ke konten yang mungkin menarik bagi mereka, dan deep linking yang terkumpul dengan baik dapat membantu meningkatkan PR dari artikel atau halaman blog kita.


Pada artikel berikut, aku akan mencoba membahas sebuah strategi yang akan membantu memperbaiki deep linking pada keseluruhan blog kita. Artikel ini aku sarikan dari sini dan aku sedang berusaha untuk menerapkannya dengan harapan dapat membuat blogku lebih "user friendly", dan yang lebih penting lagi blogku jadi SEO friendly.

Buat sebuah Sitemap:
Sitemap merupakan langkah pertama untuk membantu pembaca blog kita menemukan apa yang mereka cari, tapi ia juga sebuah cara mudah untuk memberi kita tiang deep linking ke halaman atau artikel penting kita. Jangan disamakan dengan sitemap xml (file) karena hanya spider search engine saja yang bisa membacanya, namun berpikirlah tentang halaman aktual di blog kita yang memuat semua postingan artikel dan halaman.

Kita dapat membuat sebuah sitemap html untuk blog dalam hitungan menit dengan plugin “Sitemap Generator Plugin” dari Dago Design. Sitemap generator secara otomatis membuat sitemap untuk blog kita dengan link semua artikel yang diatur berdasarkan kategori

Halaman FAQ (Frequently Asked Questions):
Meskipun halaman ini utamanya digunakan untuk menjawab pertanyaan yang sering muncul tentang blog kita, kita juga dapat memanfaatkannya untuk deep linking artikel yang kita pikir berguna dan dapat menjawab pertanyaan dari pembaca.

Buat daftar 10 atau lebih pertanyaan yang sering ditanyakan pembaca. Berikan jawaban di halaman FAQ dan berikan link ke artikel terkait dengan catatan kecil yang menarik seperti "baca juga..." Untuk hasil SERP yang lebih baik ketika memfrase pertanyaan gunakan keyword yang biasanya digunakan pembaca untuk melakukan pencarian (Long tail keyword cukup manjur untuk digunakan).

Artikel terkait (Related Post):
Link ke artikel terkait dapat membantu pembaca kita menemukan informasi tambahan tentang topik yang sedang mereka baca. Hasilnya, dapat meningkatkan pageview dan deep linking yang baik. Kita dapat membuat artikel terkait secara manual di akhir artikel, atau kita dapat memanfaatkan plugin yang banyak bertebaran di internet untuk tujuan ini. Pengguna Wordpress dapat mendownload plugin Related Entries yang akan secara otomatis menambah artikel terkait pada akhir setiap artikel.

Pajang artikel terpopuler di sidebar
Link ke artikel populer merupakan cara hebat lainnya untuk meningkatkan page view sebagaimana juga meningkatkan deep linking. Deep linking cara ini dapat dibuat baik secara manual maupun otomatis (dengan plugin atau widget). Mengupdate secara otomatis artikel terpopuler lebih mudah, dibandingkan jika memakai cara manual karena kita perlu mengupdate dan mengubah secara manual jika kita ingin menampilkan artikel baru. Dengan plugin seperti MostWanted akan mengeliminir usaha secara manual. Terima kasih pada Jamie Carter dan template Word Press’d 0.4 miliknya yang sudah secara otomatis mendaftar artikel populer, artikel terkini, komentar terbaru dan tag cloud semuanya dalam satu tab.

Menulis artikel berseri:
Ini merupakan strategi favorit dalam artikel ini. Menulis artikel berseri sangat bermanfaat dalam beberapa hal; ia tidak hanya meningkatkan deep link namun juga kemungkinan dapat memberikan subscriber rss feed baru karena pembaca merasa perlu mengetahui kapan lagi ada artikel sambungan dari yang sudah mereka baca.

Jika membuat artikel yang panjang, sekitar 1500an kata, pertimbangkan untuk membuatnya berseri (tanpa merusak ide kita).

Generate Daftar periodik Artikel Populer:
Ini bisa semacam rangkuman bulanan (atau mingguan) blog kita, yang mendaftar beberapa artikel populer di blog kita yang telah dipublikasikan. Ini dapat membantu pembaca kita menemukan artikel yang mungkin terlewat, sekaligus juga memperkenalkan kepada pembaca baru kita beberapa kerja terbaik kita yang mungkin tidak sempat dibaca.

Kita dapat mengulang-ulang keseluruhan proses ini seiring semakin bertambahnya konten baru di blog kita. Kita akan menemukan lebih banyak peluang untuk link ke artikel seiring bertambahnya umur blog kita.
 

Butuh Berapa Backlink Agar Jadi No.1 di Google

Berapa banyak sebenarnya backlink yang kita butuhkan agar jadi nomer satu di hasil pencarian (SERP) Google ? Pertanyaan semacam ini sangat umum terlontar dari siapa saja yang menginginkan rangking tinggi dalam hasil pencarian Google yang ujung-ujungnya akan mendatangkan trafik ke blog. Dengan menanyakan hal ini, setidaknya anda telah berada pada jalur yang tepat dan mengetahui bahwa mendapatkan rangking tinggi dalam pencarian Google bukanlah berkah yang jatuh dari langit begitu saja, melainkan butuh usaha.


Sebelum sampai detil seberapa banyak backlink yang kita butuhkan untuk mendapatkan rangking atas dalam pencarian Google, perlu dicamkan bahwa membangun link bukanlah satu-satunya hal yang harus kita lakukan. Kita juga harus memperhatikan konten situs kita dan membuatnya "mudah dibaca" oleh search engine. Namun, tetap saja faktor terpenting untuk memperoleh rangking atas di Google adalah backlink.

Berapa banyak sih backlink yang kita butuhkan ?

Sepertinya jawabannya cukup sederhana. Pergi ke Google.com, ketikkan frasa atau kata kunci yang kita bidik, cek berapa banyak backlink yang dimiliki situs yang ada di halaman awal hasil pencarian. Jika anda ingin mengalahkan mereka dan menjadi nomer atas dalam hasil pencarian tersebut, tentunya anda harus punya lebih banyak backlink dari mereka.

Google punya operator pencarian khusus yang dapat membantu kita melihat berapa banyak backlink dari masing-masing situs. Cukup ketikkan di Google link:namadomainanda.com
dan Google akan menunjukkan pada kita backlink dari situs tersebut. Contohnya dapat dilihat pada screenshot di bawah ini:




Dan semuanya seolah-olah baik. Seolah-olah.... Tidakkah anda merasa terkejut bahwa situs sebesar Google yang bertahun-tahun mendominasi internet hanya punya 571,000 backlinks? Sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena Google dengan bebas menyembunyikan informasi sesungguhnya pada kita. Google tidak ingin kita tahu, berapa banyak sebenarnya jumlah backlink dari setiap situs.

Rasanya cukup jelas mengapa Google bertindak demikian. Ketika setiap orang mengecek berapa banyak backlink yang dimiliki pesaingnya, mereka akan berusaha membuat backlink lebih banyak lagi. Bisa dibayangkan jika pada akhirnya internet dan pengembangan website menjadi penggila link building. Itulah sebabnya mengapa Google hanya menunjukkan pada kita porsi kecil dari backlink milik setiap situs.

Banyak orang yang terjebak oleh hal ini. Mereka memeriksa situs Jackbook, melihat bahwa Google menunjukkan angka 200 backlink untuknya, dan mati-matian membuat 500 backlink. Namun apa yang terjadi? Jackbook tetap berada di atas. Tindakan Google tidak menampakkan jumlah asli backlink ini cukup bijak dan pintar.

Apakah ada cara lain, bagaimana mengetahui berapa banyak sebearnya backlink yang dimiliki suatu situs?

Solusi pertama :

Gunakan Yahoo, pergi ke http://siteexplorer.search.yahoo.com/, kemudian ketikkan alamat situs ke kolom pencarian. Klik tombol Inlinks dan pastikan memilih di menu dropdown (yang diberi kotak merah pada screenshot berikut) pada Show Inlinks – Except from this domain to Entire Site. Hal ini akan memberitahukan Yahoo untuk hanya memperlihatkan semua backlink ke halaman situs tersebut, dengan pengecualian backlink dari situs itu sendiri.



772+ juta backlinks pada Google.com! Ini kelihatannya lebih pantas dibandingkan hanya 500,000 backlinks yang diperlihatkan operator search engine itu, bukan? Hanya saja, tentunya algoritma yang dipakai Google dan Yahoo untuk mengetahui backlink ini berbeda satu sama lain. Artinya, keakuratan pencarian dari Yahoo ini jelas berbeda dibandingkan hasil pencarian dari Google.

Solusi kedua :

Gunakan script dan software dari pihak ketiga yang dapat kita jumpai di internet untuk membantu kita mengetahui berapa pastinya backlink yang dimiliki oleh sebuah situs. namun, coba tebak: mereka mengambil data-data pencariannya dari Yahoo!! Yah, sama saja dong kalau begitu. keneh-keneh kehed...!
Jadi, saat ini kita tidak dapat mengetahui dengan pasti berapa banyak backlink yang dimiliki oleh kompetitor kita, sehingga butuh kerja ekstra untuk mengalahkan posisi puncak pencarian google karena kita sebisa mungkin memperoleh sebanyak mungkin backlink sehingga kita dapat berharap meraih posisi tinggi dalam SERP Google.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Bewegaleri Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger